Ramadhan memang merupakan momen yang ditunggu banyak orang, termasuk para ibu hamil. Banyak ibu hamil yang tidak bisa mengikuti puasa karena takut tidak mencukupi kebutuhan gizi janinnya. Ada beberapa Tips puasa Ramadhan untuk ibu hamil agar tetap mendapatkan keistimewaan Ramadhan.
Keistimewaannya serta pahalanya yang berlipat ganda membuat para orang Muslim selalu ingin berjumpa dengan Ramadhan tahun depan. Sebenarnya ibu hamil memiliki pilihan, mereka boleh tidak puasa jika tidak mampu. Namun pasti akan sedih sekali rasanya jika tidak berpuasa seperti yang lainnya. Lalu, ada tips apa saja yang bisa membantu para ibu hamil untuk berpuasa?

Tips Puasa Ramadhan Untuk Ibu Hamil

1. Pastikan Cairan Tubuh Tercukupi
Air memang mendominasi dari bagian tubuh lainnya. Wanita dewasa memiliki persentase air 50-60% di dalam tubuhnya. Maka dari itu, sudah pasti air merupakan komponen yang penting. Bahkan, manusia bisa bertahan hidup lebih lama tanpa makanan daripada tanpa air. Air akan menyuplay otak agar bisa bekerja dengan baik. Jika tubuh kita terhidrasi, maka aktivitas kita pun akan berjalan dengan baik.
Sama halnya seperti saat anda berpuasa, semua orang diharuskan minum air putih minimal 8 gelas per harinya. Jangan dengan alasan sedang berpuasa, jadi anda melalaikan minum air. 4 gelas saat sahur, dengan 1 gelas ketika bangun tidur, lalu 1 gelas sebelum makan, 1 gelas sesudah makan dan 1 gelas sebelum adzan subuh. 4 gelasnya lagi, anda minum saat berbuka, dengan 1 gelas ketika adzan maghrib, 1 gelas sebelum makan, 1 gelas sesudah makan, dan 1 gelas lagi sebelum tidur.
Itu adalah minimal, anda bisa menambahkannya jika perlu. Dengan begitu, tubuh anda akan terhidrasi, begitu pula dengan kandungan anda yang akan tetap aman. Usahakan untuk jangan mengonsumsi minuman yang dingin ketika berbuka puasa karena lambung akan kesulitan bekerja.

2. Konsumsi Makanan Bergizi
Poin penting lainnya adalah makanan yang bergizi. Manusia sendiri membutuhkan nutrisi untuk dirinya sendiri. Masing-masing zat baik akan membawa dampak baik pula bagi tubuh. Apalagi untuk anda yang tengah mengandung, sudah pasti anda butuh nutrisi lebih untuk anda dan sang calon buah hati.
Buah dan sayur, menjadi makanan berserat yang bisa memperlancar pencernaan dan juga nutrisi yang baik untuk tubuh. Jangan terlalu banyak makan manisan maupun gorengan ketika berbuka. Usahakan untuk berbuka dengan makanan manis seperti buah, baru makan makanan berat. Jangan pula terlalu banyak makan makanan cepat saji, karena kurang baik bagi tubuh.
Dalam makanan berat pun usahakan untuk tidak memakan terlalu banyak agar perut tidak begah. Porsi sedikit dengan nutrisi yang lengkap lebih baik daripada makan banyak tetapi tidak mengandung banyak nutrisi.

3. Minum Susu Khusus Ibu Hamil
Susu menjadi minuman penambah nutrisi yang sangat baik untuk tubuh. Untuk ibu hamil pun memiliki susu khusus yang sudah diracik khusus agar sesuai dengan kebutuhan janin. Konsumsilah ketika malam hari dan ketika sahur agar perkembangan janin tetap baik.
Larutan susu dengan air hangat lebih baik untuk ibu hamil. Susu akan lebih sehat di perut dan juga tetap terjaga nutrisinya. Jadi, tidak ada bedanya ketika sedang berpuasa maupun dengan hari-hari biasanya.

4. Hindari Makanan Pedas dan Berlemak
Makanan pedas memang sangat menggugah selera. Bahkan, ada orang yang tidak bisa makan tanpa makanan yang pedas, seperti sambal misalnya. Namun, makanan yang pedas memiliki dampak yang buruk untuk tubuh, begitu pula dengan makanan berlemak. Makanan yang terlalu pedas akan berpengaruh pada pencernaan, yang akan menimbulkan rasa mulas, perut sakit, bahkan mual dan muntah. Makanan berlemak sendiri minim nutrisi dan banyak membawa pengaruh buruk pada tubuh.
Jadi, usahakan untuk menghindari makanan-makanan pedas dan juga makanan yang berlemak. Kalaupun tidak bisa, maka konsumsilah dalam porsi yang sedikit, dan dengan level kepedasan yang minim. Gantilah dengan makanan yang lebih sehat dan bernutrisi seperti buah dan sayuran.

5. Konsumsi Vitamin
Tidak bisa dipungkiri, ibu hamil juga butuh nutrisi tambahan yang bisa didapatkan dari suplemen-suplemen atau vitamin. Vitamin ini nantinya berfungsi untuk menambah nutrisi dan juga untuk kekebalan tubuh anda. Namun anda tidak boleh sembarangan dalam memilih vitamin. Bisa jadi anda tidak cocok dengan kandungan vitamin tersebut, atau kelebihan dosis. Konsultasikan dulu dengan dokter kandungan kepercayaan anda, agar menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.

6. Istirahat Cukup
Tidur adalah ibadah. Semboyan itu berfungsi apabila waktu tidur tidak berlebihan dan memiliki manfaat. Orang yang puasa tentu saja akan menguras banyak energi yang membuat tubuh kita menjadi lemas, bahkan dehidrasi. Anda bisa tidur sebentar untuk menjaga kondisi anda, namun harus tetap melakukan aktivitas.

Lalu, Kapan Saatnya Anda Harus Membatalkan Puasa?

Ibu hamil memang sensitif sekali dengan segala hal, termasuk ketika sedang melaksanakan puasa. Meskipun secara insting anda kuat dan masih sanggup melanjutkan puasa, terkadang secara fisik memberikan pertanda untuk anda agar menghentikan puasa.
Anda yang memiliki penyakit fisik tertentu pun bisa menjadi pertimbangan agar anda tidak berpuasa. Lalu, apa saja saat-saatnya?

1. Dehidrasi
Sudah dikatakan di awal bahwa cairan merupakan komponen penting bagi tubuh. Jika anda mengalami dehidrasi, bahkan sampai dehidrasi parah, segera hentikan puasa anda agar menghindari hal-hal buruk bagi tubuh anda dan juga janin.

2. Gangguan Pencernaan
Gangguan pencernaan pun dapat menjadi alasan anda untuk menunda puasa terlebih dahulu. Pencernaan ini mungkin saja berpengaruh bagi janin yang ada di kandungan anda. Anda lebih baik mengonsultasikannya dengan dokter untuk segera ditangani.

3. Diabetes Melitus/Kencing Manis
Anda yang memiliki penyakit kencing manis ini tentu saja tidak bisa sembarangan dalam menjalankan ibadah puasa. Apalagi dengan kondisi anda yang sedang mengandung. Pasalnya, tubuh membutuhkan kadar gula darah yang seimbang. Puasa bisa saja menurunkan gula darah pada tubuh anda dalam jumlah yang banyak, sehingga puasa tidak dianjurkan.

4. Mengalami Pendarahan
Jika tubuh anda sudah memberikan tanda berupa pendarahan, sebaiknya segera batalkan puasa anda. Banyak dari pendarahan pada saat kehamilan merupakan gejala utama dari keguguran. Hal itu menandakan janin anda tidak kuat, bisa karena kurang nutrisi ataupun juga hal lainnya. Anda juga harus segera memeriksakannya pada dokter untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan.
Jadi itu dia tips puasa Ramadhan untuk ibu hamil. Dengan itu, ibu hamil memang tidak bisa sembarangan dalam berpuasa. Lebih baik berhati-hati sebelum menyesal nantinya. Ibu hamil juga harus menjaga kondisi kejiwaannya, untuk terhindar dari stress. Karena kadar stress ibu hamil lebih mudah timbul daripada saat kondisi lainnya. Usahakan untuk beraktivitas yang menyenangkan dan menghibur, serta jangan terlalu memikirkan masalah yang ada

Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *