Saat bulan suci Ramadhan tiba, banyak orang yang melaksanakan ibadah umroh, sehingga penting untuk mengetahui tips umroh akhir Ramadhan. Di bulan yang penuh berkah, semua pahala ibadah akan dilipatgandakan, termasuk ibadah umroh. Dengan demikian, maka tidak sedikit orang yang menjalankan ibadah umroh untuk bisa mendapatkan berkah sebanyak-banyaknnya. Seperti yang telah diketahui bersama, bahwa pada setiap tahunnya, banyak sekali jamaah umroh yang pergi ke tanah suci, terutama di bulan Ramadhan. Pergi umroh di bulan Ramadhan sama halnya dengan nilai dari ibadah haji yang dilakukan bersama Rasulullah.

Menjelang akhir Ramadhan, biasanya jumlah jamaah umroh akan meningkat pesat. Bagi para jamaah, menjalankan umroh saat Ramadhan, di samping mendapatkan pahala yang berlipat, juga harus mengaturnya dengan baik, sehingga tidak mengganggu ibadah puasa karena merasa kelelahan. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui tips-tips yang dapat dilakukan selama melaksanakan ibadah umroh di tanah suci pada akhir Ramadhan.

Inilah Tips Umroh Akhir Ramadhan yang Harus Dilakukan

Umroh menjadi ibadah yang diimpikan oleh setiap umat Islam di seluruh dunia. Saat menjelang akhir Ramadhan, biasanya orang-orang akan melaksanakan ibadah umroh, karena mereka ingin ikut beri’tikaf di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi. Hal inilah yang membuat para jamaah ingin sekali beribadah umroh di akhir Ramadhan, karena ingin mendapatkan berkah-berkah di akhir Ramadhan. Di sepuluh hari terakhir Ramadhan, akan ada satu malam yang disebut malam Lailatul Qadr, yakni malam yang lebih baik dari seribu bulan. Supaya ibadah umroh di akhir Ramadhan bisa berjalan lancar, berikut ini beberapa tips yang dapat dilakukan.

1. Ibadah Umroh Dilakukan Malam Hari
Seperti yang telah diketahui bersama bahwa suhu dan iklim di Arab Saudi berbeda dengan di Indonesia yang beriklim tropis. Bahkan di Arab Saudi sangat unik, karena saat siang hari suhu bisa benar-benar panas, sementara ketika malam hari suhu bisa sangat dingin. Karena melaksanakan ibadah haji di bulan Ramadhan, maka alangkah baiknya untuk mengatur ibadah umroh pada malam hari, sehingga saat berpuasa ketika siang tidak merasa kelelahan.
Tahapan ibadah umroh pun tidak hanya satu, melainkan ada serangkaian ibadah yang harus dilakukan. Ibadah umroh juga harus dilakukan dengan khusyuk, supaya bisa maksimal. Ketika Ramadhan, banyak sekali umat Islam yang berada di area Ka’bah, berdesak-desakan. Jika ingin ibadah umroh lancar, maka sangat dianjurkan untuk melakukannya pada malam hari.

2. Siang Hari Adalah Waktu Istirahat
Karena ibadah umroh dilakukan pada malam hari, dan itu pun membutuhkan stamina yang fit, oleh karenanya gunakan waktu siang hari untuk istirahat. Istirahat bukan berarti tidak melakukan ibadah apapun. Jamaah umroh bisa melakukan dzikir sambil beristirahat, sehingga akan tetap dapat memperoleh pahala keutamaan bulan suci Ramadhan. Siang hari adalah waktu yang tepat untuk mengumpulkan stamina, sehingga saat beribadah umroh pada malah hari, bisa lebih optimal.
Apabila waktu umroh yang dipilih adalah malam hari, maka perlu untuk mempersiapkan tenaga dengan baik. Ketika berbuka dan saur, konsumsilah makanan yang sehat. Ketika siang hari, istirahatlah yang cukup, sehingga energi bisa terkumpul dengan baik. Kurangilah aktivitas berat pada siang hari.

3. Mengatur Waktu Sahur dengan Baik
Menjalankan ibadah umroh di bulan suci, tentunya tidak dapat makan dan minum pada siang hari. Oleh karenanya, makan sahur menjadi hal yang sangat penting untuk dapat melaksanakan ibadah puasa di tanah suci pada siang hari. Mengatur jadwal sahur haruslah dilakukan dengan tepat, apalagi saat ini ibadah umroh dilakukan bersama dengan team atau rombongan, sehingga untuk mengatur waktu pun menjadi lebih mudah. Setelah makan sahur, kemudian melakukan salat subuh berjamaah di Masjid Nabawi atau Masjidil Haram. Karena membutuhkan waktu untuk perjalanan dari penginapan ke masjid, maka waktu makan sahur harus diperhatikan. Disiplin waktu menjadi kunci yang sangat penting.

4. Tidak Perlu Risau Masalah Buka Puasa
Keuntungan saat umroh di Bulan Ramadhan adalah tidak perlu pusing memikirkan makanan berbuka. Di Kota Makkah dan Madinah, semua jamaah umroh bisa berbuka dengan gratis, karena tersedia takjil yang melimpah. Jadi, saat siang hari berpuasa, tidak perlu lagi memikirkan makanan dan minuman apa nantinya yang akan disantap untuk berbuka.
Meskipun demikian, harus tetap menjaga adab makan, tidak boleh terlalu rakus, karena harus berbagi dengan ribuan jamaah lainnya yang juga berpuasa. Jadi, nikmati saja momen berbuka di tanah suci bersama ribuan jamaah lain dari berbagai penjuru dunia.

5. Siap dengan Keramaian
Dapat dikatakan bahwa jamaah umroh di bulan suci Ramadhan sangat meningkat pesat, bahkan hingga berkali-kali lipat. Orang-orang dari berbagai penjuru dunia akan datang ke tanah suci dengan misi ibadah dan menyempurnakan rukun Islam. Saat penghujung Ramadhan, kondisi di Makkah dan Madinah sangat ramai, sehingga bagi yang ingin umroh di akhir Ramadhan, harus siang dengan kondisi yang ramai. Tidak perlu risau, karena semua jamaah tentunya memiliki misi yang sama. Cukup dengan luruskan niat dan lapangkan hati sepanjang beribadah.

6. Ikut Tarawih dan Iktikaf
Beribadah umroh saat akhir Ramadhan menjadi keuntungan tersendiri dalam hal ibadah. Hal ini dikarenakan jamaah umroh bisa ikut salat tarawih berjamaah di tanah suci dan merasakan suasana tarawih yang berbeda. Tarawih di Masjidil Haram atau Masjid Nabawi tentu memiliki suasana yang berbeda, bahkan bacaan suratnya hingga satu juz.
Karena umroh dilakukan di akhir Ramadhan, maka jamaah bisa ikut melaksanakan iktikaf di masjid. Penghujung Ramadhan adalah waktu yang sangat berkah bagi orang-orang yang beribadah, khususnya yang menantikan Lailatul Qadr. Oleh karenanya, tips yang perlu dilakukan jika beribadah umroh di akhir Ramadhan adalah dengan ikut ibadah iktikaf.

7. Siapkan Kantong Plastik Untuk Menyimpan Sandal
Kondisi tanah suci saat penghujung Ramadhan sangatlah ramai, khususnya di Masjidil Hara, dan Masjid Nabawi. Karena kondisinya sangat ramai, maka apabila sandal ditinggalkan di luar masjid bisa saja sangat kesulitan untuk mencarinya saat ingin keluar dari masjid. Oleh karenanya, sediakan kantong plastik untuk menyimpan sandal sehingga tidak perlu repot-repot mengawasi sandal. Plastik tersebut dimasukkan ke dalam tas umroh, sehingga akan lebih praktis.

8. Memilih Hotel yang Dekat dengan Masjid
Beribadah umroh saat bulan Ramadhan, tentunya harus lebih pandai dalam mengatur waktu. Pilihlah penginapan yang lokasinya tidak jauh dari masjid. Dengan demikian, maka tidak akan memakan banyak waktu ketika akan berangkat ke masjid maupun pulang dari masjid. Selain menghemat waktu, tentunya juga tidak akan mudah kelelahan hanya karena perjalanan yang jauh.
Jika lokasi hotel jauh dari masjid, maka akan lebih baik jika berdiam diri di masjid untuk beribadah. Misalnya dengan berdzikir atau membaca Al-Qur’an. Dengan demikian maka waktu-waktu akan terisi dengan hal-hal yang bermanfaat, dan momen-momen berharga tersebut tidak dilewatkan begitu saja.

Demikianlah beberapa tips umroh akhir Ramadhan yang bisa dilakukan. Jangan lupa untuk mempersiapkan fisik dan mental sejak awal. Karena kondisi tanah suci saat Ramadhan cukup berbeda dengan hari-hari biasa, terutama mengenai jumlah jamaah yang sangat banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *